Abstract :
Mual muntah dialami sekitar 50?90% wanita, 60?80% terjadi pada primigravida dan 40?60% pada multigravida, serta hanya 25% mual tanpa disertai muntah. Angka mual pada ibu hamil terjadi 70%?85%, dan setengah dari persentase ini mengalami muntah. Gejala ini menjadi lebih berat pada seratus dari seribu kehamilan. Penanganan mual muntah dilakukan terapi non farmakologi dilakukan dengan cara pengaturan diet, dukungan emosional dan akupresur.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dina (2013) bahwa akupresur diberikan 1 kali sehari selama 3 menit atau lebih di masing-masing tangan yang diberikan selama 3 hari berturut-turut Kedalaman penekanan sekitar 1-2 cm dengan memperhatikan respon klien saat penekanan, dapat mengurangi mual muntah pada kehamilan.
Tujuan penulisan : Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Teknik Akupresur Pada Ny.R Umur 24 Tahun G2P1A0 Kemungkinan Hamil 6 Minggu 5 Hari dengan Emesis Gravidarum di BPM Tri Murtini Am.Keb
Metode : Metode penulisan yang digunakan penulis dengan mengumpulkan data dengan cara wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi.
Hasil : Berdasarkan pengkajian awal ibu hamil yang mengalami mual muntah 3-4x/hari setelah dilakukan akupresur 3-5 menit selama 7 hari, ibu hamil sudah tidak merasakan mual muntah lagi.
Saran : Diharapkan tenaga kesehatan mampu menggunakan teknik akupresur sebagai penanganan ibu hamil saat mual-muntah secara efektif dan efisien.